Puasa dan Pencuri 5 October, 2006
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , trackbackAlhamdulillah puasa sudah mencapai sepuluh hari pertama, insya Allah dengan berbagai halangan kehidupan yang kita buat sendiri, kita masih mampu melaksanakan puasa, tarawih dan beberapa aktivitas keagamaan, walaupun masih banyak kekurangan disana sini.
Ada beberapa aktivitas kehidupan baru berkaitan tentang keagamaan, baik yang positif maupun yang negatif. Untuk yang positif, kali ini tidak dibahas, karena memang sudah banyak dibahas disana-sini.
Kesempatan ini, hanya membahas salah satu aktivitas negatif kita di bulan ramadhan, yang paling menggelitik kehidupan kita yaitu setiap datang puasa ramadhan, datang pula prilaku-prilaku pencuri kita di bulan ramadhan.
Apa itu, pencuri di bulan ramadhan? Tentunya bukan membahas masalah pencuri uang, pakaian, produktivitas dan lain sebagainya. Namun, karena ini jumlahnya sangat banyak yang melakukan, maka menarik juga untuk dibahas. Pasti penasaran khan ? Siapa pencuri di bulan ramadhan. Pencuri di bulan ramadhan yang sering kita lakukan bersama adalah “Pencuri Shalat”.
Beberapa prilaku Rasulullah saw ketika beliau melaksanakan shalat adalah; Rasulullah saw ketika rukuk meluruskan punggungnya (Hr. Baihaqi), sehingga apabila air diletakkan di atas punggung beliau air, maka air tersebut tidak akan bergerak (Hr. Thabrani), beliau Rasulullah saw tidak
mendongakkan atau menundukkan kepalanya (Hr. Abu Dawud dan Bukhari) tetapi tengah-tengah diantara keduanya (Hr. Muslim) dan orang yang tidak menyempurnakan ruku’nya merupakan pencuri yang paling jahat, yaitu pencuri dalam shalat (Hr. Ibnu Abi Syaibah, Thabrani, Hakim).
Nah … pada hadist terakhir ini, ketauan dech…. bahwa kita memang tergolong sering menjadi pencuri shalat. Apalagi sekarang ramadhan, jumlah kita, disektor pencuri shalat semakin banyak saja, terutama ketika melaksanakan shalat tarawih.
Hari-hari Ramadhan semakin berkurang jumlahnya, mari kita perbaiki diri kita, jangan sampai di bulan yang penuh berkah ini, prilaku kita, adalah prilaku pencuri. Terutama, sebagai pencuri shalat.
Berani hadapi tantangan untuk mengejar jumlah ibadah sholat sunah kita dan mengurangi prilaku sebagai pencuri shalat ??? Bagaimana pendapat Anda!!!


Comments»
no comments yet - be the first?