Punya Waktu untuk Sakit 26 January, 2007
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 1 comment so far
Kita ini sering aneh, ketika diajak berolah raga, apapun bentuk olah raga, selalu mengatakan:”Maaf saya sibuk, pekerjaan menumpuk, tidak ada waktu untuk berolah raga”. Dan beribu-ribu alasan, sehingga seolah-olah dirinya punya hak untuk tidak berolah raga. Namun, yang paling menggelikan adalah banyak orang tidak punya waktu untuk berolah raga, namun banyak punya waktu untuk sakit. Ketika seseorang diajak untuk bersepeda, dalam satu minggu dua kali saja, dan setiap bersepeda memerlukan waktu dua jam, sehingga dalam seminggu hanya memerlukan waktu empat jam, selalu saja mengatakan tidak punya waktu. Tapi anehnya, setiap bangun tidur dirinya harus berhenti sejenak, minimal satu jam, karena asam uratnya menganggu, dirinya merasa ada waktu. Padahal dalam seminggu minimal memerlukan waktu tujuh jam, menahan rasa sakit untuk bangun dari tempat tidurnya.
Miskin Kok dipelihara 19 January, 2007
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , add a comment
Setiap tahun, kita memasuki tahun baru hijriah. Secara jujur hampir setiap pergantian tahun baru, belum tentu pola pemikiran kita dalam menghadapi hidup juga ikut berubah menjadi baru. Ketika kita tidak pernah berubah menjadi baru, sesuai dengan tuntutan zaman, maka kehidupan kita menjadi tetap miskin dan tetap miskin saja. Sudah jadi dosen sampai 20 tahun dan bahkan sampai hampir pensiun, tetap saja tidak membuat buku yang bisa digunakan bagi kampus dimana kita mengajar dan lebih bagus lagi kalau pembuatan bukunya bisa dijadikan acuan perguruan tinggi yang lain. Miskin gagasan pembuatan buku khok dipelihara.
Jalan-jalan 12 January, 2007
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , add a comment
Seperti biasa, agar stamina fisik tetap terjaga, maka saya berusaha untuk mengayuh sepeda MTB-Mountain Bike keliling kawasan Bandung. Pagi tadi, kami berangkat pukul 06.00 WIB menuju kawasan Cikapundung yaitu kawasan pusat bisnis majalah dan koran diwaktu subuh. Seperti biasa, kami mendapatkan sekitar 6 majalah bisnis dan manajemen edisi Januari 2007. Pukul 06.45 WIB, kami melanjutkan perjalanan sendirian, sebab teman yang akan bergabung menbatalkan secara mendadak. Setelah dari Cikapundung yaitu kawasan dekat gedung Asia Afrika, pedal sepeda diayuh menuju Jl. Braga, dan dilanjutkan menuju Jl. Dago, kemudian diteruskan ke kawasan Punclut, tempat jalan-jalan bagi warga Bandung yang ingin menikmati nasi merah.
Pindah Takdir Yuk 5 January, 2007
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , add a comment
Suatu ketika Umar bin Khatab ra, mengirim beberapa orang untuk pergi ke suatu daerah tertentu. Ditengah perjalanan, rombongan tadi mendapat kabar bahwa daerah yang akan dikunjungi terjangkit penyakit yang mematikan. Informasi ini, menyebabkan rombongan terbagi menjadi dua bagian. Rombongan pertama, tetap menuju daerah yang ada penyakit mematikan dengan alasan mati dan tidak mati itu urusan Allah swt. Rombongan kedua,memutuskan untuk pindah haluan dan pergi ke daerah lain yang tidak ada penyakit mematikan.
Rombongan pertama, dengan keyakinan dan keberaniannya, akhirnya tetap pergi ke daerah yang mengandung penyakit mematikan, dan hasilnya dengan izin Allah swt, rombongan ini meninggal semua. Rombongan kedua, dengan keyakinan dan keberaniannya untuk pindah haluan yang tidak sesuai dengan tugas awal, dengan izin Allah swt, rombongan ini selamat.

