jump to navigation

Tuhannya Mengecil 31 July, 2008

Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , trackback

cimg5079.JPG

Hidup adalah pembanding saja, jadi kalau salah membandingkan, kebahagiaan kita akan hilang. Contoh sederhana adalah Amri sangat tinggi kalau dibandingkan dengan anak yang usia dua tahun. Tapi kalau Amri dibandingkan dengan orang yang lebih tinggi, maka Amri akan menjadi pendek. Begitu juga kulit Amri, akan terlihat putih kalau dibandingkan dengan beberapa temen dari negara tertentu, namun suatu ketika rapat dengan beberapa negara tertentu yang kulitnya sangat putih, maka saat itu Amri terlihat sangat hitam. Bahkan ketika foto bersama setelah rapat itu, dari semua peserta rapat, Amri paling hitam. Pada waktu itu, posisi fotonya ditengah, jadi Amri terlihat seperti tembok pemisah antara blok kanan dan blok kiri.

Begitu juga kehidupan, terutama yang berkaitan dengan ketenangan hati dalam menghadapi hidup, sangat tergantung pada bagaimana kita membandingkan. Kalau salah membandingkan, maka siap-siap saja kita akan tidak pernah bahagia. Kemudian timbul pertanyaan, ”Siapakah pembanding” yang menyebabkan kita akan selalu dalam ketentraman hati?. Jawabnya sangat sederhana, yaitu: ”Tuhan kita tidak boleh mengecil”. Maksudnya adalah, meletak Tuhan dalam hati keimanan kita menjadi Tuhan Maha Besar. Ketika Tuhan, sudah Maha Besar dalam hati kehidupan kita, maka apun permasalahan kehiduan kita akan menjadi sangat lapang.

Ketika kami kedatangan tamu, kebetulan beliau penghasilannya sangat banyak dan berlimpah, sebab semua fasilitas keluarganya tercukupi oleh perusahaan, maka beliau bisa tersenyum dengan lebar, berjalannya sangat gagah, berbicaranya penuh optimistis dan lain sebagainya. Kemudian dua tahun berikutnya, perusahaan tempat dia bekerja bangkrut, sehingga temen saya ini gajinya harus dikurangi sangat drastis dan bahkan mau dirumahkan, maka saat itu beliau juga sering kerumah dengan wajah terlihat 10 tahun lebih tua dari usia sebenarnya. Sejak saat itu, beliau tidak pernah bahagia, tidak pernah optimis, wajah ketakutan seperti dikejar perampok. Ini terjadi karena Tuhannya mengecil. Yaitu secara tidak tersadarai, dirinya teracuni oleh bisikan kehidupan ”kalau penghasilan mengecil, dirinya akan kesulitan menghadapi hidup”.Padahal, gaji tidak sama dengan rizki.

Seorang kemantin baru, terlihat bahagia karena melihat pasangannya terlihat tampan dan cantik. Dua-duanya bekerja dengan penghasilan yang sangat cukup. Lima tahun berikutnya, karir suami sangat melejit, demi kebaikan perkembangan anak-anaknya, maka diputuskan pihak istri tidak bekerja. Setelah karir semakin melejit, dan sering melihat kehidupan lebih luas termasuk banyak wanita karir yang mengelilingnya, maka godaan setan tidak mampu dia tahan. Mulailah, membandingkan orang-orang yang disekelilingnya terlihat sangat cantik dibanding dengan istrinya yang dirumah. Ketika itu, Tuhannya mengecil, dan selalu membandingkan istrinya dengan orang-orang yang ada disekelilingnnya. Habislah kebahagiaannya kehiduannya.

Begitu juga sebaliknya, sekarang banyak tren baru, para istri karir, minta diceraikan oleh suaminya, sebab setelah dirinya berkarir melejit yang kebetulan pihak suami tidak begitu melejit dan bahkan penghasilannya berkurang, maka banyak para istri yang merasa bahwa keluarganya dipimpin oleh seorang suami yang kurang smart, kurang visioner dan lain sebagainya. Mulai saat itu, banyak wanita karir yang mulai disibukkan dengan pekerjaan baru, bukan hanya pergi ke kantor tapi juga pergi ke pengadilan untuk minta cerai. Ini terjadi karena, Tuhan dalam hatinya sudah mulai mengecil.

Hidup adalah pembanding, kalau salah dalam membandingkan, maka kehidupan kita tidak akan pernah tenteram. Masalah-masalah kecil akan terlihat sangat besar sebab ”Tuhan dalam hatinya” mulai mengecil. Namun bagi orang yang meletakkan ”Tuhan dalam hatinya” selalu Maha Besar, maka permasalahan apapun yang dihadapi dalam kehidupan akan terlihat sangat kecil. Akibat positifnya, kita akan selalu optimis dalam menghadapi kehidupan, apapun permasalahannya.

Hidup adalah pilihan pembanding, salah membandingkan  siap-siap saja tidak pernah bahagia. Pembanding yang abadi adalah ”Tuhan Maha Besar”. Berani menghadapi metode pembanding yang benar !!! Bagaimana pendapat Anda???

Comments»

1. edhie | 8:51 am 31 July, 2008
using Opera Opera 8.50 on Windows Windows XP

Betul sekali mas, makanya jangan terlalu banyak melihat ke atas nanti jatuh…, mungkin salah satu solusinya banyak bergaul dengan teman – teman yg dibawah kita.

2. agus heri | 10:38 am 31 July, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

Selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikanNya, hidup akan selalu bahagia disamping kerja keras dan berdoa…

3. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 11:12 am 31 July, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar om Edhie ….. semoga kita tidak terjauh yeach

4. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 11:13 am 31 July, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Halo … om agus heri …… berrarti kerja keras penuh rasa syukur yeach …

5. aguss | 7:40 pm 31 July, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

Iya mas, klo urusan dunia emang harus lihat ke bawah, tapi klo udah urusan akherat kita harus lihat2 ke atas..
Allahu Akbar! Allah Maha Besar.., jadi emang yang lainnya adalah kecil..
“..Akibat positifnya, kita akan selalu optimis dalam menghadapi kehidupan, apapun permasalahannya…” = setuju, deh!

6. farid | 4:17 am 1 August, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows 2000

Pak Amri, Yoopo kabare … Kayaknya SYUKUR dan SABAR, implementasi Mukmin yang TUHANnya selalu AKBAR dalam hati…. Trims Pak, sangat inspiratif……

7. MBA-Main Bersama Amri | 4:59 am 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar om aguss ….. semoga hidup dilapangkan

8. MBA-Main Bersama Amri | 5:02 am 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Om Farid .. kabarku baik …. pengalaman lapangan menunjukkan bersyukur lebih sulit dibanding bersyabar. Kalau kita banyak kemudahan yang sering, Tuhan akan menjadi mengecil dihati kita, karena tidak bersyukur

9. MBA-Main Bersama Amri | 5:05 am 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

KOMENTAR DARI MASAMRI.MULTIPLY.COM

dponz wrote on Jul 30
Subhanallah…bagus sekali artikelnya mas…ter inspirasi selalu untuk memposisikan Allah Maha Besar dalam hati, dalam hidup dalam setiap perjalanan di dunia ini…terimakasih mas..

10. MBA-Main Bersama Amri | 5:06 am 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

KOMENTAR DARI MASAMRI.MULTIPLY.COM

cmils wrote today at 1:11 AM
waw…trims mas Amri atas artikel remindernya…
bener ya, semua berbalik pada hati kita dan posisi Allah di dalamnya…
karena semua serba relatf, dan pada dasarnya manusia tidak pernah puas…tx again…=)

11. MBA-Main Bersama Amri | 5:08 am 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

KOMENTAR MASAMRI.MULTIPLY.COM

triajita wrote today at 2:50 AM
Allah Maha Besar, ya Rahman…ya Rahim, bila kita selalu yakin akan rahmatnya, tidak ada sesuatupun yang terasa susah.
Perlu keimanan & ilmu untuk mendapatkan keyakinan bahwa Allah Maha Besar

12. MBA-Main Bersama Amri | 5:09 am 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

KOMENTAR DARI MASAMRI.MULTIPLY.COM

apurwanto wrote today at 4:49 AM
Rupanya Yang Maha gak ada di-mana2…bukan di tempat2 ibadah…tapi di dalam diri sendiri, utamanya hati kita…Kok jadi ingat lakon wayang ya…Dewaruci kalo gak salah…

13. MBA-Main Bersama Amri | 5:09 am 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

KOMENTAR DARI MASAMRI.MULTIPLY.COM

kampoengmanik wrote today at 6:18 AM
Allahu Akbar. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua yang selalu dekat dengan-NYA. Terima kasih atas artikelnya yang menyentuh.

14. angger | 3:36 pm 1 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

Sip!

Selalu bandingkan dengan Tuhan saja.
Boleh juga membandingkan dengan potensi diri sendiri.

Jangan pernah membandingkan dengan orang lain.
Setiap individu adalah unik. Karunia yang selalu patut disyukuri.

15. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 4:26 pm 1 August, 2008
using Opera Opera 9.51 on Windows Windows XP

Siiippp Om Angger ….
Setuju ….. tidak perlu membandingkan dengan orang lain terus menerus, setiap diri kita sangatlah uniksurenik he..he..

16. esa | 3:45 pm 8 August, 2008
using Safari Safari 525.21 on Windows Windows XP

Selalu..penuh inspirasi dan perenungan yang ilmiah dan sekaligus mengingatkan saya. Jadi penguat diri nih.
Jazakallaah.
Perbandingan perlu, seperti yang Rasulullah pernah bilang, jika dalam urusan akhirat lihat ke atas, jika urusan dunia lihat ke bawah.
Tapi memang jangan berlebihan. Yang pasti perbandingan yang membuat kita jadi terpacu, boleh kan mas?

17. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 4:15 pm 8 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar Esa ……. mari kita sama-sama belajar membandingkan yang produktif …..

18. Kayoo | 1:02 pm 9 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Terimakasih… atas artikel ini, saya menjadi semakin dikuatkan dan diingatkan… saya yakin disaat tetap mengsyukuri semua berkah yang tuhan berikan kepada saya. hidup akan terasa bebas… dan indah… ^^

19. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 8:30 pm 10 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar Kayoo ……
Semoga kita setiap detik kehidupan bisa memungut sebanyak-banyaknya keberkahan hidup

20. Muadz | 2:11 pm 11 August, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

Subhanalloh, artikelnya mencerahkan hatiku..lo…mudah-mudahan hari ini banyak action-action lebih baik….di kehidupanku…salam kenal buat Pak Amri

21. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:00 am 12 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar Om Muadz …salam kenal kembali yeach, semoga kita bisa selalu hidup penuh action-action …

22. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:43 am 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

KOMENTAR DARI MASAMRI.MULTIPLY.COM

shiningsiko wrote on Aug 9
Assalamu’alaikum
Mas Amri terimakasih atas kisah-kisah inspiratifnya. Sejak SMA tulisan Mas Amri jadi favorit saya:) senang dapat mengenal Anda

23. andi rustandi | 12:42 pm 4 November, 2008
using Opera Opera 9.24 on Windows Windows XP

wah jadi kesindir nih he he…. lihat kesekeliling kita apa kita masih salah membandingkan