jump to navigation

Laden Tukang 14 August, 2008

Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , trackback

 cimg1496.JPG


Laden tukang adalah seseorang yang bertugas sebagai asisten tukang ketika akan membuat bangunan. Para laden tukang, kalau dia mau meningkatkan ketrampilannya, lama-lama bisa menjadi tukang. Proses perubahan dari laden ke tukang, percepatannya tergantung pada kemauan diri untuk lebih maju. Ada yang cepat, sedang, lambat dan bahkan ada yang seumur-umur tetap menjadi laden tukang.

Begitu juga seorang tukang, kalau dia berani membuat terobosan hidup bisa menjadi kepala tukang, mandor, bahkan pemborong. Namun ada juga yang seumur-umur dia tetap menjadi tukang, sedangkan rumahnya sendiri tetep acak-acakan tak karuan. Persis seperti tukang jahit, bisa membuat jahitan bagus untuk orang lain dan lupa menjahit baju bagus untuk dirinya sendiri. Faktor penyebabnya tentu banyak, namun salah satu yang paling penting adalah kemauan untuk berubah .. berubah … sekali lagi berubah menjadi lebih baik.

Kesempatan ini, saya tidak membahas masalah proses perubahan dan kecepatannya untuk berubah. Namun, akan membahas masalah seni menjadi laden tukang.

Ada seseorang yang sedang membangun rumah, tidak terlalu luas, dan rumahnya dekat dengan saluran air, serta posisi tanah agak miring. Sehingga temen saya ini, membuat rencana ada ruang dibawah tanah. Hal ini dilakukan, agar tidak terlalu banyak menguruk tanah, disamping juga menambah keindahan tersendiri menurut pemiliknya.

Pemilik rumah ini, ikut berbaur dengan para tukang dan laden tukang. Bahkan, beberapa kali juga ikut memposisikan diri sebagai tukang. Karena posisioningnya menjadi laden tukang, berarti juga harus ikut mengangkat batu, mengaduk, mengangkat adukan dan bahkan ikut juga diparit yang becek untuk mengantar batu dan adukan.

Banyak temen-temennya yang berkomentar, ketika mengetahui pemilik rumahnya ikut menjadi laden tukang. Secara garis besar, kalau dirangkum dari berbagai komentar itu adalah ”Ngapain ikut terjun langsung, menjadi laden tukang, kaya nggak ada kerjaan saja”. Dengan enteng pemilik rumah ini berkata pada beberapa orang yang kebetulan layak untuk diajak diskusi dan berbagai pengalaman. Pemilik rumah ini mengatakan, secara garis besar adalah:” Bukan masalah jadi laden tukang, agar bisa menghemat biaya. Namun dengan menjadi laden tukang, akan banyak ilmu lapangan yang bisa dipelajari. Terutama tentang bangunan dan prilaku mereka”.

Pemilik rumah ini, bahkan mengatakan pada temen-temennya:”Banyak diantara kita, yang jarang terjun langsung dilapangan, sehingga tidak banyak mendapatkan pencerahan ilmu lapangan”.

Kisah sederhana tadi, memang sangat sederhana, namun kisah sederhana yang diserap ilmunya dengan sinergi yang sangat bagus akan menghasilkan kedasyatan perubahan kehidupan.

Kisah laden tukang, yang sebenarnya dia adalah pemilik rumah itu, terinspirasi oleh aktivitas dirinya sebagai konsultan di beberapa perusahaan berstandar internasional. Ketika dia menjadi konsultan, sering mendapat keluhan dari pemilik perusahaan, terutama kalau sedang membangun cerobong asap batubara dan pemasangan mesin-mesin tertentu. Kalau pemilik perusahaan mengambil pekerja dari daerah lingkungan perusahaan atau daerah lain, memang akomodasi bisa murah, tapi total secara keseluruhan selesainya lebih lama dan lebih mahal. Sebab mereka kurang kerja keras dan para insinyur atau yang merasa menjadi insinyur, padahal juga nggak ngerti, tidak pernah terjun langsung.

Kemudian, pemilik perusahaan itu, menambahkan, kalau saya mengambil tenaga-tenaga dari daerah tertentu, terutama negara tertentu, mereka lebih disiplin, cepat dan para insyiyurnya terjun langsung. Sehingga, kalau ada sedikit kesalahan bisa diketahui, sebab mereka ikut terjun langsung. Bahkan ketika sedang ngecor bangunan atau mengangkut batu dan memasang mesin.

Berani menghadapi tantangan untuk terjun langsung dilapangan agar segera menyedot aneka pencerahan pengalaman !!!! Atau hanya pandai diatas kertas, itupun kertasnya sobek lagi he .. he..he… Bagaimana pendapat Anda ???

Comments»

1. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 9:59 am 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Mengapa kita susah berubah, atau yang kita pimpin juga susah berubah, sebab kita memimpin sesuatu yang sebenarnya diri kita tidak tahu kenyataan lapangan. Contoh, sederhana adalah mengapa kota tetap kumuh atau jalan tetap macek, sebab para pemimpin yang bertanggung jawab, tidak tahu lapangan. Buktinya ketika datang memberi tahu sehingga kota dibersihkan dulu dan jalan dikosongkan, terus dipandu, pembuka jalan yaitu Foreder. Semoga kita bisa berubah.

2. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 10:01 am 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

KOMENTAR DARI MASAMRI.MULTIPLY.COM

osama bin LADEN

sempet rame di kampung sayah waktu amerika nyari osama
tukang LADEN smua pada ngumpet ,,, takut di kira keluarga nya ,,,

3. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 10:02 am 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Ha..ha..ha…. apa kabar rahmatns… saya juga sering ngupet dulu, sebab lama juga jadi LADEN, padahal namaku Amri bin Laden, yaitu amri tukang laden dengan Bapaknya yang juga laden

4. ERRY | 10:44 am 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.7 on Windows Windows XP

Alhamdulillah,..akhirnya bisa ngasih komen juga. Terima kasih pencerahannya mas. Emang itu yang sering tidak kita sadari. Kita seringkali terlena oleh keadaan kita sekarang ini,..lupa untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. “Sudah duduk lupa berdiri”,.(walaupun keadaan kita menyedihkan.hiks..).gitu kali ya istilahnya. Dan memang betul juga kalau kita tidak terjun sendiri ke lapangan, kita tidak bisa memahami kondisi dan situasi apa yang sebenarnya terjadi. Hanya dapat info dari orang-orang saja, yang kadang-kadang tidak sesuai dengan kenyataan, malahan cenderung menyesatkan. Bener nggak mas?

5. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 11:23 am 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Haloo… mbak Erry …
Bukan hanya kalau duduk lupa berdiri saja, tapi duduk terlalu lama, akhirnya kena wasir dan kalau misalnya nanti berdiri ….. susah jalan. Sebab, wasirnya sudah mulai parah he..he.. selama jadi Laden.

6. Fendy Endiarta | 1:28 pm 14 August, 2008
using Opera Mini Opera Mini 9.50

Membaca tulisan ini.. lalu berfikir dan berkaca pada diri sendiri.. Subhanallah.. ternyata banyak sekali yang harus saya benahi.. Mohon doa restu kepada semua pembaca yang budiman, pada saat ini saya sedang mulai menyusun skripsi, semoga Allah memudahkan saya dan semua pembaca yang dengan ikhlas mendoakan saya. Aamin. Jazakallahu Khairan Katsira :)

7. adi ahmad | 4:33 pm 14 August, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

salam perubahan mas amri..
bukan hanya berubah saja tentu,tetapi berubah ke arah lebih baik,bukan begitu mas??
mas ikutan fun bike bareng gubernur?,tgl 23 katanya..
mangga ah,

jazakallah

8. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:33 pm 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

Apa kabar om Fwndy ……semoga cepat lulus yeach.
Tapi wisudanya jangan dibaca lama.
Yaitu wiiiissssssss ….. uuddaaaaahhhhhh
Yaitu setelah lulus dan sudah, nganggur dech he..he…

9. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:36 pm 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

Yes … Om Adi ahmad … berubah earah lebih baik ….
Walaupun kadang pernah terjatuh juga, kalau kegores tinggal diobati saja yeach he..he…

10. esa | 6:55 pm 14 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

setuju mas. sebagian besar kita memang lebih pandai di atas kertas. komentar doang. padahal mereka ga tau apa yang sebenarnya sedang terjadi di lapangan. saya mau ambil tantangan ikut terjun langsung ke lapangan!!

11. Chun | 7:59 pm 14 August, 2008
using Opera Mini Opera Mini 9.50

Yupz.,kenapa orang kita masi kalah disipliny dengan negara lain? ya karna itu pa.,orang2 kita tidak mau terjun langsung
kayaknya sebelum terjun harus punya parasutnya dulu yaitu “rendah hati” tidak sombong dengan gelar ataupun jabatan.,dan tidak malu untuk belajar ke “bawahan” kita.,

12. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:02 am 15 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar Ena … sudah diatas kertas, kertasnya sobek, akhirnya hilang lagi he..he…. mari di lapangan/

13. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:04 am 15 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Halo … om Chun …… ada juga yang sering terjun, tapi tidak pakai parasut rendah hati, dampaknya terjun bebas dan tidak mau belajar ke lapangan ha..ha….

14. agus heri | 7:21 am 15 August, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

Betul mas, pemimpin yang baik harus tahu seluk beluk kerjaan mulai dari bawah sampai atas, jadi engga bisa dibohongin sama karyawannya….. SELAMAT HUT RI KE 63, semoga para pejabat kita menuju kearah yang lebih baik…….

15. agus heri | 7:21 am 15 August, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

Betul mas, pemimpin yang baik harus tahu seluk beluk kerjaan mulai dari bawah sampai atas, jadi engga bisa dibohongin sama karyawannya….. SELAMAT HUT RI KE 63, semoga para pejabat kita menuju kearah yang lebih baik…….

16. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 10:47 am 15 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar om Agus heri ….

PROKLAMASI

Saya AGUS HERI
Dengan ini menyatakan, harus hidup sukses dunia dan akherat.
Hal-hal mengenai, peningkatan penghasilan, bersepeda lebih jauh, menjadi orang tua yang baik dan lain sebagainya, diselenggarakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Indonesia, 17 Agustus 2008
Atas nama diri sendiri

AGUS HERI
Direktur sukses diri sendiri

17. asepsarifudin | 2:20 pm 16 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0 on Windows Windows XP

Ass. Mas, bagaimana kalau artikel-artikel antum ta bacain di radio El-shifa FM 96,6 Subang, matur nuwun Asepsarifudin ex announcer MQFM

18. heri | 7:07 pm 16 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

Assalamu’alaikum,

Saya tertarik dgn artikel tersebut, yang intinya adalah seseorang akan bisa berubah baik itu perilaku, budi pekerti, bahasa jika mereka bisa memposisikan dgn orang tertentu. dalam artian apabila mereka ingin merubah nasib di masa depan maka mulailah dari pribadinya sendiri. adakalanya seseorang menyuruh kepada yang lain untuk bisa merubah keadaan tapi dirinya sendiri belum bisa merubahnya. ada istilah N.A.T.O (no action talk only).

19. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:23 pm 18 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar Om Asep Sarifudin .. silahkan saja, asal disebutkan sumbernya saja yaitu dari amri.web.id

20. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:23 pm 18 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Apa kabar Om Heri … semoga kita sama-sama bisa berubah yeach

21. wawan | 6:41 pm 19 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.1 on Windows Windows XP

Asslkm

Perubahan itu perlu asal berubah menjadi baik dan bermanfaat…

22. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:28 am 20 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

Halo om Wawan ….tentu berubah kearah yang lebih baik, tapi menuju kearah itu kadang-kadang juga melakukan kesalahan. Tinggal tobat saja yeach

23. rudy | 6:50 am 26 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

mas amri, saya perlu nyoba dadi laden tukang biar tahu komposisi nyampur semen dan pasir…spy dikehidupan ini kita bisa mix tentang enaknya diladanin dan susahnya ngeladenin. salam gowes

24. gaous | 3:23 pm 26 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.1 on Windows Windows XP

salam kenal…
wah…thanx kang…pencerahan nieh buat mahasiswa seperti saya…:D
“Berani menghadapi tantangan untuk terjun langsung dilapangan agar segera menyedot aneka pencerahan pengalaman !!!! Atau hanya pandai diatas kertas, itupun kertasnya sobek lagi he .. he..he… “

25. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 4:01 pm 26 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

Salam kenal kembali om gous ….. semoga kita tidak hanya lulus Universitas dengan tembok-tembok, tapi kita harus lulus universitas kehidupan

26. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 4:04 pm 26 August, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

Salam goes Om Rudy …. semoga kita bisa belajar meladeni dan diladeni .. yeach …

27. bayu | 5:27 pm 27 October, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.3 on Windows Windows XP

jadi tu Kang LADEN nya jangan terlalu lama. Bila ilmu LADEN sudah mumpuni maka harus di Modifikasi biar jadi tu Kang beneran dan kemudian jadi tukang Insiyur, dan terakhir direkturnya … :)

resep Dahsyat mengembangkan Potensi : ATM Amati, Tiru dan Modifikasi

:)

Assalamu’alaikum
Bayu Dhian S

28. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:01 pm 27 October, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.17 on Windows Windows XP

Apa kabar Om Bayu …… mari kita jadi bosnya tukang yeach .. ayo sepedahan bareng lagi