Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : Sepedahan, mba , trackback

Ada seseorang yang sekarang punya bisnis kos-kosan sekitar 100 kamar, kalau dilihat pasif incomnya, tentu sangat luar biasa. Sebab, kalau harga perkamar diambil rata-rata 5 juta, berarti setahun 500 juta, besar khan. Tapi saya tidak membahas tentang besarnya penghasilan, namun membahas tentang beratnya beban pikiran.
Kisahnya, sangat sederhana, seseorang ini dulu merintis bisnis kos-kosan mulai dari kecil, kemudian berkembang menjadi semakin besar dan terakhir jumlah kamar kisaran 100 lebih. Ada kisah yang sangat menarik adalah, proses berkembangnya bisnis ini. Ketika bisnis kos-kosannya lancar, beliau ingin mengembangkan dengan cara membeli beberapa rumah dan tanah disekitarnya. Namun caranya kurang terpuji, yaitu dengan cara memanfaatkan isu bahwa tanah daerah situ akan digusur untuk perluasan kantor pemerintahan. Sebagai penduduk asli yang secara pendidikan juga kurang. Mereka resah dan segera menjual, kepada orang tersebut.
Sekarang bisnis kos-kosannya berkembang sangat pesat. Namun, besarnya penghasilan akhir-akhir ini, tidak menyebabkan dirinya nyaman, sebab isu yang dulu dimanfaatkan untuk mendapatkan tanah para penduduk asli, sekarang justru akan menjadi kenyataan, yaitu penduduk daerah situ akan digusur untuk perluasan kantor tertentu. Karena memang, tanah itu, agak sedikit sengketa dengan pemerintahan setempat. Dulunya, dia menakut-nakuti penduduk asli, sekarang dirinya takut kelas tinggi, sambil minta bantuan para penduduk yang dulu tanahnya dibeli, untuk demo agar tanah tidak digusur.
Ada kisah yang sangat menarik juga, ketika Barack Hussein Obama, masih menjadi senator, dia salah satu senator yang tidak memilih ketua MA John Roberts. Namun ketika Barach Hussein Obama menjadi president, justru John Roberts yang melantikknya. Bisa jadi, gara-gara kisah ini, kedua orang tersebut, menjadi terkenang dengan masa lalu, sehingga secara psikologis ada grogi terselubung, sehingga sumpah jabatannya agak terganggu dan diulang sekali lagi.
Saya kutip dari detikcom yaitu secara keseluruhan Obama mengucapkan sumpahnya demikian: “I, Barack Hussein Obama, do solemnly swear that I will execute the office of president of the United States faithfully, and will to the best of my ability, preserve, protect, and defend the constitution of the United States. “So help me God.”
Padahal sesuai Konstitusi AS, sumpah tersebut harusnya berbunyi: “I, Barack Hussein Obama, do solemnly swear that I will faithfully execute the office of president of the United States, and will to the best of my ability, preserve, protect, and defend the constitution of the United States. “So help me God.”
Kesalahan terjadi ketika Roberts harusnya menyebutkan kalimat: “… that I will faithfully execute the office of president of the United States.” Namun Roberts salah mengucapkan urutan kata-kata tersebut. Dia malah menyebutkan, “…. that I will execute the office of president of the United States faithfully.” Hal itu membuat Obama bingung. Obama sepertinya menyadari ada yang salah hingga dia mendadak berhenti pada kata “execute.”
Hidup adalah penuh perputaran lucu yang bisa diambil pelajaran bagi kita semua. Sehingga kita akan menjadi orang-orang yang siap dalam menghadapi setiap perputaran kehidupan dengan penuh keberkahan.
Berani menghadapi perputaran hidup dengan pondasi kebenaran !!! Bagaimana pendapat Anda ???
Comments»
mas amri waktu saya tinggal di kota (…….) banyak teman sebaya saya yang masih mengontrak rumah, kalo telat bayar kontrakan biasanya di caci maki dan di usir oleh yang punya kontrakan dengan sumpah serapah, sekarang orang itu tidak punya rumah dan mengontrak bahkan meminta zakat keliling mesjid. sementara teman saya sekarang sudah memiliki rumah sendiri dekat dengan orang yang sudah mengusirnya dulu. ya kadang hidup ini penuh kelucuan
Apa kabar Om Andi.R … hidup memang lucu ….. tapi kalau orang yang dulu menyakiti sedang banyak masalah, kita tidak boleh membalasnya. Agap saja itu, peluang untuk menolong. Secara pribadi saya juga punya pengalaman unik, ada beberapa dosen yang dulu membenci saya tanpa sebab. Namun sekarang beliau-beliau mengambil S-3, dan saya berkesempatan membimbingnya.
wah wah pa Amri pengalamannya luas banget, roda kehidupan terus berputar adakalanya diatas ada pula dibawah dan tidak untuk selamanya diatas dan tidak selamanya dibawah Allah Maha Adil
maap doble post pa Amri trip kemaren pas ke warban bosca sangat melelahkan tapi terbayarkan dengan kepuasannya turunannya itu loh makyus
Hidup seperti roda, kadang di atas kadang di bawah yang penting bergulirs terus, jangan sampai macet
Lucunya berputar,..judul yang unik…hehe…, salah satu yang lucu adalah ketika berputar di atas “tornado” di Dufan. Ingin naik, udah naik menjerit-jerit ketakutan, pas turun penasaran ingin naik lagi…, betul di dalam hidup memang penuh dengan perputaran yang lucu, dimana kita dihadapkan harus menentukan sikap dalam menjalaninya. Menghadapi nya secara positif atau secara negatif mengeluh berkepanjangan.,,,semoga kita digolongkan ke dalam umat yang selalu mensyukuri setiap kejadian yang dianugerahkan Allah kepada kita. Amin. (nggak nyambung lagi ya mas..???)
Apa kabar mas. Ismail ……. kapan mau gabung lagi hi..hi..hi..
Om Fahry …….. Pas Roda dibawah, bersahabat dengan tanah, pas roda diatas bersahabat dengan langit he..he.. khok nggak nyambung yeach ………….
Apa kabar Erry ……………selamat tidak nyambung …….. dalam sebuah perputaran yang menyenangkan he..he..
jadiii, kalau kita lagi miskin, berbahagialah, karena kita sedang siap-siap menjadi kaya, kalau lagi kaya, bersedihlah, karena kita sedang siap-siap jadi miskin… gitu kali… nyambung ngga ya? tinggal kita siap ngga jadi kaya? atau siap ngga jadi miskin?
Tulisan mas Amri di atas baru cerita setengah putaran alias 180 derajat, setengah putaran lagi gimana? atau hidup memang cuma setengah putaran? bingung deh….
Pa kabar pak. Wisnu ….. hidup kita bukan setengah putara atau satu putaran, tapi berputar-putar he..he….. posisi dibawah dan diatas sama saja, asal punya alat pelampung yang bernama sabar dan syukur he..he…
Mas. Wisnu, tolong sms saya facebooknya yeach
Masalahnya gagal terus euy ….. nomor hp saya ada di amri.web.id atau masamri.multiply.com, ditunggu berputar-putarnya yeach
Hidup memang penuh dengan perputaran, kadang ada yang lucu kadang ada yang menyedihkan..
Oalach hidup..hidup…
Mas. Wawan … kalau begitu, kita buat saja sedih yang lucu atau lucunya sedih ….. biar semakin produktif …
Kalau ada kesempatan dan umur panjang bisa gabung Pa Amri lagi, sekalian belajar sama yang sudah senior hehhehe
Lucunya Berputar… Memang bisa buat kita tersenyum… Saya jadi ingat ungkapan “Nothing Last Forever”. Jadinya tidak ada yang abadi hanya Alloh yang awal dan akhir. Jadi kita harus siap diputar-putar oleh Alloh. Selamat berputar….
Mas. Arya ….. mari berputar-putar …. yaitu berputar yang produktif ..
Assalammualaikum Mas Amri,
Hidup memang selalu berputar. Tapi entah kenapa bagi sebagian orang perputarannya lambat sekali hee….he… Jadi Bagaimana agar berputar lebih cepat sehingga jika sedang di bawah akan cepat ke atas kembali????
Mas … Setiadi …. pas roda berputar, kita dalam rodanya berlari … jadi sampainya lebih cepat yeach …
Maunya sich awet muda terus…..yaaaah….banyak2 menyapa lingkungan kali yaaaa…..