Dunia semakin sempit, hati harus semakin luas 25 February, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , trackback
Kalau kita pernah membaca detikcom tanggal 20 Februari 2009 yang isinya adalah Anak-anak, dengan penyakit serius, di tujuh rumah sakit anak terbesar di Australia akan mendapat ‘mainan’ baru. Bukan mobil-mobilan atau boneka, tapi sebuah laptop dengan akses internet broadband.
Fasilitas ‘plus plus’ ini digagas oleh sebuah komunitas bernama LiveWire. LiveWire sendiri dikembangkan dan mendapat pasokan dana U$S 7,2 juta dari salah satu program yang dijalankan Pemerintah Federal.
Cinnamon Pollard, Direktur Marketing & Partnership Livewire mengatakan, RS Canberra akan menjadi RS pertama yang mendapat bantuan program ini. Sementara pilot project program ini sendiri telah dilakukan di RS Anak Sydney yang ada di Randwick. “Sedangkan RS yang ada di Sydney lainnya, RS anak Westmead juga akan mendapat kesempatan selanjutnya,” ujarnya.
Selain itu, seperti dikutip detikINET dari IT news, Jumat (20/2/2009), RS lain yang juga akan melakukan program yang sama adalah RS yang berada di Newcastle, Brisbane, Perth dan Melbourne.
Selain laptop, tujuh RS tersebut juga akan dilengkapi dengan meja yang didesain khusus agar pasien bisa menggunakan laptop dari atas tempat tidur, dan koneksi wireless pun akan melengkapi kenyamanan mereka.
Nantinya, LiveWare juga akan memanjakan anak-anak menawarkan situs-situs yang berbeda, targantung dari usia dan penyakit yang diderita. Anak-anak akan bisa menikmati audio, video, berita, game-game interaktif dan konten lainnya. Bahkan jika mereka jenuh, mereka bisa ikut di chat room.
Untuk mewujudkan gagasan ini mereka bekerjasama dengan tim IT milik rumah sakit untuk menginstall DSL dan wireless access point. Beberapa pihak seperti penyedia hardware dan jaringan pun akan mereka rangkul. Kini mereka juga masih berjuang untuk menggolkan kerjasama dengan produsen laptop.


Comments»
Wah kalo aku setuju karena bisa menambah wawasan sambil nunggu datangnya sholat, sehingga aku bisa tambah sering ke masjid..
hahahahaha
Mohon doa restunya, besuk sidang proposal TA. Amien
Salam buat adik-adiku di bandung, (Ica,Salsa,Nazwa)
Om Wawan … kata anakku, ayo …. Om segera lulus ….
setuju mas,..setuju banget,…akuuur…
Haloo Erry ….. selamat menyempitka dunia ….
wah ide yg bagus Mas Amri, orang indonesia biasanya latahan harus ada satu contoh masjid yg menggunakan IT canggih nanti pasti pada ngikutin dengan itu kajian keislaman bisa lebih pariatif dan bisa memaksimalkan fungsi mesjid
wah mas Amri kemana aja … main - main ke masjid deket rumah saya dong … disitu sudah saya pasang hotspot sejak tahun 2006. Selengkapnya bisa baca di blog saya :
http://kei-kai.blogspot.com/2008/04/hotspot-di-masjid-why-not.html
Ustadz Amri,
Media disini juga termasuk membuat dunia tambah sempit
Kapan main ke Surabaya?
Pa amri, saya sangat setuju…..sekali lagi setuju….., jadi umat islam semakin luas wawasannya, semakin pintar……
Waduh ide brilian… Tapi gimana kalo dibalik… Buat suasana Laptop ato PDA ato apapun gadget koneksi kita menjadi suasana “MASJID” … kan dunia maya semakin BERKAH.. he heh… Makasih Pak AMRI..
Apa kabar Mas. Andi … mari kita manfaatkan perilaku Latah bangsa ini, dengan contoh kegiatan yang produktif
Mas. Ian pingin main ke masjidnya ah …..
Mas. Heri ….. atas kesetujuannya, mari kita segera buktikan ……
Mas. Farid, ide dibalik itu juga sangat canggih … ayo kita lanksanakan …..
Wah ide bagus tuh apalagi ka;lau ada PC-nya sekalian He..He..He
Apa kabar Febi ….. kalau perlu nanti disediakan HP-nya juga he..he…