Seni hidup, kawan …. 14 May, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 7 comments
Kalau temen-temen pernah membaca detik.com pada tanggal 11 Mei 2009, Belasan kepala keluarga turun ke laut dangkal. Diangkatnya serpihan kayu kapal yang lapuk dan teronggok tak bertuan. Kemudian, kapal kayu itu dipreteli dari rangka utama, dikumpulkan dan dijemur sampai kering. “Untuk kayu bakar,” kata Nano (37) di pantai Muara Baru, Pluit, Jakarta Utara.
Cukup lama untuk menjemur tumpukan kayu basah kapal sampai kering. Sedikitnya dua minggu untuk membuatnya siap bakar. Itupun bila matahari selalu terik. “Sabar saja. Namanya juga buat ngirit. Nggak ada duit beli gas,” kilah Khotijah (26) menimpali.

