Dunia semakin sempit, hati harus semakin luas 25 February, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 15 comments
Kalau kita pernah membaca detikcom tanggal 20 Februari 2009 yang isinya adalah Anak-anak, dengan penyakit serius, di tujuh rumah sakit anak terbesar di Australia akan mendapat ‘mainan’ baru. Bukan mobil-mobilan atau boneka, tapi sebuah laptop dengan akses internet broadband.
Fasilitas ‘plus plus’ ini digagas oleh sebuah komunitas bernama LiveWire. LiveWire sendiri dikembangkan dan mendapat pasokan dana U$S 7,2 juta dari salah satu program yang dijalankan Pemerintah Federal.
Aneh, ngurusi yang bukan urusannya 19 February, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 18 comments
Ada salah satu prilaku kita yang sering terjadi adalah “Ngurusi yang bukan urusannya”, dampaknya adalah hidup tidak tentram. Hidup tidak tentram, akan berdampak pada kesehatan diri maupun kesehatan tatanan masarakat. Ada empat kelompok kehidupan manusia; (1) Hidup tentram dengan berkelimpahan harta; (2) Hidup tidak tentram dengan berkelimpahan harta; (3) Hidup tentram dengan tidak berkelimpahan harta; dan (4) Hidup tidak tentram dengan tidak berkelimpahan harta.
Jembatan penyeberangan 12 February, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 22 comments
Jarak antara kita dan kesuksesan kehidupan harus dipupuk dengan jembatan pengembangan, yaitu pembentangan kekuatan yang ada pada diri kita. Jembatan jangan dirusak secara sengaja oleh kemalasan, keminderan dan ketakutan untuk menyeberang.
Rutinitas yang membodohkan 5 February, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 11 comments
Pertama, sekitar sepuluh tahun yang lalu, beberapa temen persiapan untuk camping di tengah hutan. Semua perbekalan sudah disiapkan dengan sangat teliti dan percaya diri. Rombongan berangkat pukul 13.00 WIB agar sampai puncak gunung, sebelum pukul 18.00 WIB. Seperti biasa, pegunungan selalu diliputi oleh kabut dan sedikit hujan. Setelah sampai di puncak, rombongan mendirikan tenda dan aktifitas lainnya. Ada kejadian, sangat diluar dugaan, ketika pukul 20.00 WIB rombongan mau memasak, rupanya tidak ada satupun yang membawa korek api. Mau turun sangat tidak mungkin, kecuali semua turun, sebab jalur penuh jebakan. Akhirnya, semalaman kedinginan dan kelaparan. Sekedar, korek api, sudah bisa melumpuhkan rombongan.
Lucunya Berputar 30 January, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : Sepedahan, mba , 19 comments
Ada seseorang yang sekarang punya bisnis kos-kosan sekitar 100 kamar, kalau dilihat pasif incomnya, tentu sangat luar biasa. Sebab, kalau harga perkamar diambil rata-rata 5 juta, berarti setahun 500 juta, besar khan. Tapi saya tidak membahas tentang besarnya penghasilan, namun membahas tentang beratnya beban pikiran.
Empat kunci 23 January, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 24 comments
Tentunya, banyak kunci untuk menghadapi hidup. Kesempatan ini, akan merangkum garis besar kunci-kunci dalam menghadapi hidup yaitu (1) Percaya kepada kemampuan diri; (2) Percaya kepada kemampuan teman; (3) Percaya kepada kemampuan pesaing; dan (4) Percaya kepada kemampuan Allah.
Tiga Wajah 15 January, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 33 comments
Ketika kami nongkrong berkali-kali, ditempat tertentu dan mengamati beberapa prilaku seseorang, kemudian ditambah dialog dan berkunjung kerumahnya, dapat disimpulkan ada tiga wajah yang dimiliki. Pertama, wajahnya terlihat sama dengan usianya. Kedua, wajahnya terlihat sepuluh tahun lebih tua dari usianya. Ketiga, wajahnya terlihat sepuluh tahun lebih muda dari usianya.
Mewaspadai hobi 8 January, 2009
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 26 commentsTahun baru Hijriah dan tahun baru Masei, semoga bisa dijadikan audit hobi kita selama ini. Mengapa hobi harus diaudit? Jawabannya sangat sederhana, “Banyak hobi, yang menggerogoti penghasilan”.
Marketing gratis 18 December, 2008
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : business, mba , 21 comments
Kalau temen-temen pernah membaca buku “Marketing Revolution” karangan Tung Desem Waringin, beliau telah melakukan sendiri apa yang diajarkan dalam buku yang dibuatnya. Launching buku marketing revolution, dengan program “Hujan Uang” pada tanggal 1 Juni 2008 dilakukan sebelum buku itu terbit pada tanggal 1 Juli 2008.
Jadi Korban 11 December, 2008
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 26 commentsBerkurban atau jadi korban, berkorban berarti kita mau meluangkan waktu untuk mengurbankan sesuatu agar diri bermanfaat bagi banyak orang. Sedangkan jadi korban, berarti kita enggan mengurbankan sesuatu yang bermanfaat bagi diri dan banyak orang.
Pak. Paimo, setiap hari mengurbankan waktunya untuk pergi ke pasar jualan sayuran. Beliau tidak hanya ingin mendapatkan laba, sehingga bisa menyekolahkan anak-anak dan saudaranya. Tetapi beliau juga ingin mempermudah orang lain untuk mendapatkan sayuran yang segar, sehingga bisa memasak untuk bekal anak-anaknya pergi kesekolah. Pak. Paimo, setiap hari selalu berkorban untuk diri dan lingkungan, sehingga hidupnya tidak jadi korban.

