Cara Menghitung Kebutuhan Batako dan Semen Pasir untuk Dinding

Berikut ini cara menghitung kebutuhan batako untuk dinding.

Langkah pertama adalah mengetahui ukuran batako yang akan dipakai. Ukuran batako ada bermacam-macam. Namun secara garis besar perbedaan ukurannya tidak terpaut jauh.
Ukuran batako yang standard biasa ditemukan di lapangan adalah kisaran panjang x lebar x tinggi = 40cm x 10cm x 20cm.

Atau ukuran lainnya adalah kisaran panjang x lebar x tinggi = 36cm x 10cm x 18cm. Ukuran batako bervariasi, namun biasanya tidak jauh dari ukuran standard di atas.


Cara Menghitung Kebutuhan Batako
Berikut cara menghitungnya.

Ambil contoh Anda akan membangun sebuah ruangan mempunyai ukuran 3 x 3 meter dengan ketinggian 3,5 meter memiliki lubang untuk pintu ukuran 2,5 x 1 m.

Pertama, Hitung dulu luasan dinding yang akan dipasang batako.
Luas dinding = (keliling ruangan x tinggi ruangan) – L.lubang pintu
= (12 x 3,5) – (2,5 x 1)
= 42 – 2,5
= 39,5 m2
Jadi luas dinding adalah 39,5 meter persegi.

Kedua, adalah menghitung jumlah batako tiap meter persegi. Ukuran luasan batako yang kita hitung adalah panjang dikali lebarnya saja karena hanya bidang tersebut yang menentukan jumlah keperluan batako.
Jml batako per m= 1 / (0,4 x 0,2)
= 12,5 buah
Keperluan batako = luas pasangan dinding x 12,5 buah
= 39,5 x 12,5
= 493,7 buah
jadi kebutuhan batako secara teoritis adalah kisaran 493 buah.

Tetapi pada kenyataannya di lapangan jumlah batako yang akan dibeli selalu lebih sedikit dari rencana keperluan batako. Hal ini dikarenakan pada pemasangannya kemungkinan ada batako yang dipotong, pecah, ataupun rusak sehingga tidak bisa dipakai lagi. Kita misalkan kemungkinan akan terbuang dan rusak saat proses pekerjaan adalah 3%  dari jumlah total keperluan batako.
Jumlah total batako = 493,7 + ( 3% x 493,75)
=  493,7 + 14,8
= 508,5 buah
= 510 buah batako
Jadi kebutuhan batako adalah kisaran 520 buah.

Menghitung Kebutuhan Semen Pasir
Lalu, bagaimana menghitung kebutuhan spesi (adukan) untuk memasang batako?
Kebutuhan semen dan pasir tergantung dengan campuran adukan yang akan Anda gunakan. Berikut ini adalah beberapa campuran yang umum digunakan untuk spesi atau bahan perekat.

1 Campuran 1 PC: 3 PP
Dalam pengerjaan dinding seluas 1 m2 sesuai dengan kebutuhan lapangan dibutuhkan semen (PC) sebanyak 3 kg dan pasir pasang (PP) sebanyak 0,007 m3.
Berdasarkan perhitungan diatas, yaitu :
Luas dinding = 39,5 m2
Volume semen = 3 kg x 39,5 m2
= 118,5 kg
= 118,5 kg / 40 kg
= 2,9625 zak semen atau dibulatkan menjadi 3 zak semen
Volume pasir = 0,007 x 39,5 m2
= 0,2765 m3

2 Campuran 1 PC: 4 PP
Dalam pengerjaan dinding seluas 1 m2 sesuai dengan kebutuhan lapangan dibutuhkan semen (PC) sebanyak 2,4 kg dan pasir pasang (PP) sebanyak 0,0075 m3.
Berdasarkan perhitungan diatas, yaitu :
Luas dinding = 39,5 m2
Volume semen = 2,4 kg x 39,5 m2
= 94,8 kg
= 94,8 kg / 40 kg
= 2,37 zak semen
Volume pasir = 0,0075 x 39,5 m2
= 0,29625 m3

3 Campuran 1 PC: 5 PP
Dalam pengerjaan dinding seluas 1 m2 sesuai dengan kebutuhan lapangan dibutuhkan semen (PC) sebanyak 2,02 kg dan pasir pasang (PP) sebanyak 0,0079 m3.
Berdasarkan perhitungan diatas, yaitu :
Luas dinding = 39,5 m2
Volume semen = 2,02 kg x 39,5 m2
= 79,79 kg
= 79,79 kg / 40 kg
= 1,99475 zak semen atau dibulatkan menjadi 2 zak semen
Volume pasir = 0,0079 x 39,5 m2
= 0,31205 m3

Anda dapat menganalisis lebih lanjut harga material saat ini dengan biaya pekerja melalui perhitungan di atas.

Dari tahun ke tahun tentu saja material akan mengalami perubahan. Anda harus jeli saat menganalisis harga satuan pasangan dinding batako.
Selain itu, Anda harus menyesuaikan budget Anda untuk memilih perbandingan campuran yang akan digunakan.

Pada umumnya, perbandingan yang digunakan ialah 1:4 atau 1:5 untuk hasil yang kokoh dengan harga terjangkau.

Itulah langkah praktis cara menghitung kebutuhan material untuk pemasangan dinding batako rumah tinggal yang saya kutip dari rabrumah.net. Semoga bermanfaat!
Previous Post Next Post